Gorden bukan hanya berfungsi untuk menjaga privasi dan mengatur cahaya yang masuk ke dalam rumah, tetapi juga menjadi elemen dekorasi yang dapat mempercantik ruangan.
Namun, agar tampilannya maksimal, kamu perlu mengetahui cara pasang gorden yang benar.
Pemasangan gorden yang kurang tepat bisa membuat kain terlihat miring, terlalu pendek, atau sulit dibuka dan ditutup.
Sebaliknya, posisi rel dan ukuran kain yang sesuai dapat membuat jendela terlihat lebih proporsional dan interior terasa lebih rapi.
Kabar baiknya, memasang gorden sendiri bisa dilakukan dengan peralatan yang tepat dan perencanaan sederhana. Yuk, simak langkah-langkahnya berikut ini!
1. Siapkan Alat dan Bahan untuk Memasang Gorden

Sebelum mulai memasang, pastikan semua peralatan yang dibutuhkan sudah tersedia. Persiapan ini akan membantu proses pemasangan berjalan lebih lancar.
Berikut alat dan bahan yang perlu kamu siapkan:
- Gorden dengan ukuran sesuai jendela.
- Rel gorden atau batang gorden.
- Braket atau dudukan rel.
- Sekrup dan fisher yang sesuai dengan jenis dinding.
- Meteran untuk mengukur jendela.
- Pensil untuk menandai posisi pemasangan.
- Waterpass untuk memastikan rel terpasang rata.
- Bor listrik dan mata bor yang sesuai dengan material dinding.
- Obeng atau alat pemasang sekrup.
- Tangga yang stabil jika pemasangan dilakukan di tempat tinggi.
Pastikan rel, braket, dan pengikat mampu menahan berat gorden yang akan digunakan. Jika kamu menggunakan gorden tebal seperti blackout atau beludru, pilih sistem penyangga yang sesuai dengan bobot kainnya.
2. Ukur Lebar dan Tinggi Jendela

Langkah berikutnya adalah mengukur area pemasangan gorden. Tahap ini penting agar gorden tidak terlihat terlalu pendek atau kurang lebar saat dipasang.
Mengukur Lebar Gorden
Ukur lebar jendela, kemudian tentukan seberapa jauh rel akan melewati sisi kiri dan kanan jendela.
Sebagai panduan awal, rel dapat dibuat sekitar 15–30 cm lebih lebar pada setiap sisi jendela jika ruang dinding memungkinkan. Tujuannya agar gorden dapat dibuka lebih lebar tanpa terlalu menutupi kaca.
Lebar kain juga perlu mempertimbangkan tingkat kerutan yang diinginkan. Kain yang lebih lebar daripada rel akan menghasilkan lipatan yang lebih penuh.
Mengukur Tinggi Gorden
Tinggi gorden bergantung pada posisi rel dan tampilan akhir yang kamu inginkan.
Beberapa pilihan panjang gorden antara lain:
- Sebatas ambang jendela: Cocok untuk jendela tertentu yang membutuhkan tampilan praktis.
- Sedikit di bawah ambang jendela: Memberikan tampilan sederhana dan rapi.
- Hingga mendekati lantai: Cocok untuk ruang tamu, kamar tidur, dan interior yang ingin terlihat lebih elegan.
Jika menginginkan tampilan dari plafon hingga lantai, ukur jarak dari posisi rel yang direncanakan sampai ke lantai. Sesuaikan hasilnya dengan model kepala gorden dan jarak kain dari lantai.
3. Tentukan Posisi Rel Gorden

Posisi rel memiliki pengaruh besar terhadap tampilan jendela dan proporsi ruangan.
Untuk tampilan yang lebih tinggi dan elegan, kamu bisa memasang rel mendekati plafon, selama konstruksi dan ruang pemasangannya memungkinkan.
Jika rel dipasang tepat di atas kusen jendela, tampilannya bisa lebih konvensional dan sesuai untuk kondisi tertentu. Sementara itu, pemasangan rel yang sedikit lebih lebar dari jendela membantu kain terbuka ke samping dengan lebih leluasa.
Sebelum mengebor dinding, periksa terlebih dahulu apakah area tersebut memiliki kabel listrik atau pipa tersembunyi. Gunakan detektor yang sesuai dan hindari mengebor area yang belum dipastikan aman.
4. Pasang Braket atau Dudukan Rel

Setelah menentukan posisi rel, tandai titik pemasangan braket menggunakan pensil.
Gunakan waterpass untuk memastikan posisi tanda sejajar. Setelah itu, pasang braket menggunakan pengikat yang sesuai dengan material dinding atau plafon.
Hal yang perlu diperhatikan:
- Gunakan fisher dan sekrup yang sesuai dengan jenis permukaan.
- Pastikan dudukan terpasang kuat dan tidak bergoyang.
- Sesuaikan jumlah serta jarak braket dengan panjang rel dan berat gorden.
- Untuk plafon atau dinding dengan konstruksi khusus, pastikan pengikat terpasang pada bagian yang mampu menopang beban.
Jika kamu menggunakan gorden berukuran besar atau sangat berat, sebaiknya minta bantuan tenaga pemasang yang berpengalaman agar dudukan tidak mudah terlepas.
5. Pasang Rel atau Batang Gorden

Setelah braket terpasang dengan kuat, letakkan rel atau batang gorden pada dudukannya sesuai petunjuk produk.
Pastikan rel terkunci dengan benar dan tidak miring. Jika menggunakan rel dengan roda atau peluncur, periksa apakah seluruh komponennya dapat bergerak dengan lancar.
Sebelum menggantung kain, coba gerakkan peluncur dari satu sisi ke sisi lainnya. Jika terasa macet, periksa sambungan rel, posisi dudukan, dan kemungkinan adanya bagian yang tidak sejajar.
Langkah ini membantu mencegah masalah saat gorden sudah terpasang.
6. Gantungkan Kain Gorden

Cara menggantung kain bergantung pada model kepala gorden yang digunakan.
Gorden dengan Ring
Masukkan ring melalui batang gorden, kemudian atur posisi lipatan kain agar terlihat merata.
Gorden dengan Kait
Pasang kait pada bagian kepala kain sesuai jarak yang dianjurkan, lalu gantungkan pada peluncur rel.
Gorden Model Tab atau Loop
Masukkan batang gorden melalui lubang atau lingkaran kain yang sudah dijahit pada bagian atas.
Gorden Model Wave
Gunakan rel dan aksesori khusus yang dirancang untuk menghasilkan lipatan bergelombang secara konsisten. Pastikan jarak peluncur dan jumlah kain mengikuti spesifikasi sistem yang digunakan.
Setelah kain terpasang, rapikan lipatan dan pastikan berat gorden terdistribusi secara merata.
7. Rapikan Lipatan dan Periksa Hasil Pemasangan

Setelah seluruh kain tergantung, buka dan tutup gorden beberapa kali untuk memastikan sistemnya berfungsi dengan baik.
Periksa apakah kain menjuntai secara merata, bagian bawahnya tidak terlalu tinggi atau menyentuh lantai secara berlebihan, dan kedua sisi jendela terlihat seimbang.
Jika menggunakan dua lapis gorden, seperti voile dan blackout, pastikan kedua lapisan dapat bergerak tanpa saling tersangkut.
Kamu juga bisa merapikan lipatan menggunakan tangan atau mengikuti petunjuk perawatan kain. Hindari menggunakan panas berlebihan pada bahan yang sensitif.
Tips agar Gorden Terlihat Lebih Rapi dan Estetik

Selain mengikuti langkah pemasangan, ada beberapa trik yang dapat membantu meningkatkan tampilan gorden di rumah.
Pilih Warna yang Sesuai dengan Interior
Sesuaikan warna gorden dengan dinding, furnitur, dan lantai. Untuk dinding cream, misalnya, warna putih tulang, beige, cokelat, atau sage green dapat menjadi pilihan yang harmonis.
Gunakan Panjang Gorden yang Proporsional
Gorden yang menjuntai mendekati lantai dapat memberikan kesan elegan, terutama pada ruang tamu dan kamar tidur. Namun, panjangnya tetap perlu disesuaikan dengan fungsi ruangan dan kebutuhan kebersihan.
Sesuaikan Bahan dengan Kebutuhan
Voile cocok untuk menyaring cahaya alami, sedangkan blackout dapat membantu mengurangi cahaya yang masuk. Kamu juga bisa mengombinasikan keduanya untuk memperoleh fleksibilitas pencahayaan dan privasi.
Pilih Rel yang Sesuai dengan Berat Kain
Rel yang terlalu lemah dapat melengkung atau membuat gorden sulit digerakkan. Pastikan spesifikasi rel dan braket sesuai dengan berat kain serta panjang pemasangan.
Perhatikan Keselamatan
Gunakan tangga yang stabil, jangan menjangkau terlalu jauh dari posisi tangga, dan minta bantuan orang lain saat menangani rel panjang. Jika pemasangan membutuhkan pengeboran pada area yang sulit dijangkau atau konstruksi khusus, pertimbangkan bantuan profesional.
Cari Gorden Custom atau Butuh Jasa Desain Interior? Konsultasikan Bersama Romeesa Design!

Memasang gorden sendiri cocok untuk jendela berukuran standar dengan kondisi dinding yang mudah dikerjakan. Namun, ada beberapa situasi ketika bantuan profesional bisa menjadi pilihan yang lebih praktis.
Misalnya, jika kamu memiliki jendela tinggi, bukaan yang lebar, gorden berbahan berat, rel khusus, atau ingin memasang gorden dari plafon hingga lantai dengan hasil yang presisi.
Bantuan profesional juga berguna jika kamu ingin menggabungkan beberapa lapisan kain, menyesuaikan gorden dengan desain interior, atau membutuhkan ukuran custom agar hasil akhirnya terlihat lebih proporsional.
Dengan pengukuran dan pemasangan yang tepat, gorden tidak hanya berfungsi dengan baik, tetapi juga dapat meningkatkan tampilan keseluruhan ruangan.
Memilih gorden yang tepat bukan hanya soal menentukan warna dan bahan. Ukuran, model lipatan, rel, serta posisi pemasangan juga perlu disesuaikan dengan kondisi jendela dan konsep interior rumahmu.
Romeesa Design membantu kamu mengeksplorasi pilihan gorden dan solusi interior yang sesuai dengan kebutuhan hunian. Dengan perencanaan yang tepat, kamu bisa menciptakan ruangan yang lebih nyaman, fungsional, dan harmonis secara visual.
Cari produk interior custom atau butuh jasa desain interior? Konsultasikan bersama Romeesa Design! Diskusikan kebutuhan interior kamu untuk menemukan pilihan yang sesuai dengan gaya hunian.